Bagaimana Membuat Presentasi yang Interaktif?

presentation1-1200x681

Survei terkini yang dilaukan oleh Harris Poll menyatakan bahwa bampir setengah responden mengakui melakukan hal lain, selain menyimak dengan baik ketika dihadapkan pada sebuah presentasi. Jawaban populer antara lain, chatting (28 persen), mengecek email (27 persen) dan tidur (17 persen). Memang sulit membuat audiens terus memberikan perhatiannya ketika kita menyajikan presentasi.

Salah satu cara untuk membuat audiens fokus adalah membuat mereka menjadi bagian dari cerita yang akan kita sampaikan. Ada beberapa cara sederhana untuk membuat audiens aktif berpartisipasi dalam presentasi kita, dengan membuatnya lebih interaktif, ini dia:

  1. Pecahkan saja gelasnya (ice breaking). Setiap audiens yang menyaksikan presentasimu datang dengan mood yang bermacam-macam. Ice breaking sederhana bisa membuat audiens pada tingkat emosi yang sama dan memberikan energi baru bagi mereka. Coba minta para audiens untuk melakukan exercise sederhana untuk me-reset sejenak pikiran mereka dan memfokuskan pada apa yang kita sampaikan. Contohnya, minta mereka untuk berdiri atau perkenalkan mereka dengan audiens lainnya. Memulai dengan ice breaking, insya Allah akan membuat presentasi kita lebih interaktif dan meningkatkan partisipasi dari audiens.
  2. Sampaikan cerita (storytelling). Dalam presentasi, cerita adalah asupan gizi bagi otak, begitu menurut seorang public speaker profesional, Nathan Gold. Storytelling merupakan cara paling universal untuk merebut perhatian audiens, tak peduli dari mana mereka berasal. Audiens secara otomatis dalam kondisi “on” ketika kita memulai bercerita, sebab mereka penasaran apa yang terjadi selanjutnya. Dengan menyisipkan anekdot, akan semakin membuat cerita kita semakin meriah.
  3. Tambahkan video. Kita jarang menyisipkan video dalam presentasi, padahal ada sekitar 6 milyar jam video yang telah ditonton tiap bulannya di Youtube. Video adalah media yang dahsyat ketika ditampilkan saat presentasi. Video juga bisa membangkitkan emosi audiens. Tips untuk video adalah temukan video yang bisa membuat mood audiens berubah dan memperkuat cerita.
  4. Tanyakan pertanyaan selama presentasi. Penulis dan presenter ternama, Carmine Gallo menyatakan bahwa perhatian audiens akan menurun bahkan menghilang setelah 10 menit presentasi. Ya, 10 menit! Untuk merebut kembali perhatian mereka, Gallo menyarankan untuk membuat “soft break” di tengah-tengah presentasi. Caranya bisa dengan berinteraksi dengan audiens.
  5. Survei para audiens. Survei secara langsung merupakan tool yang efektif untuk menarik perhatian audiens. Tak seperti pertanyaan, survei akan membuat audiens tidak hanya memikirkan apa pertanyaan dari kita, melainkan juga memikirkan tentang jawaban apa yang akan mereka berikan. Dengan melibatkan semua audiens dalam menjawab pertanyaan survei, selain akan menarik perhatian dan membuat mereka fokus, juga akan membuat audiens menjadi bagian dari presentasi yang kita berikan.
  6. Gunakan alat bantu. Alat bantu adalah cara yang bisa digunakan agar audiens bisa menyerap pesan yang akan kita sampaikan. Bawalah alat bantu ketika presentasi di atas stage dan tunjukkan pada mereka secara visual apa yang ingin disampaikan.
  7. Berbagi kesuksesan. Jangan ceritakan kesuksesan Anda saja. Ajak yang lain untuk menceritakan kesuksesannya di stage Anda. Steve Jobs tak pernah menyampaikan presentasinya sendirian. Ia selalu mengundang beberapa pembicara, termasuk perancang, partner dan eksekutif lainnya untuk membantunya memperkenalkan produk mutakhir mereka. Lakukanlah hal ini juga. Bawa seseorang, bisa jadi audiens itu sendiri, ajak ia berbagi sesuatu yang masih relevan.

Dirangkum dan diterjemahkan secara bebas dari: sini.

Barangkali Anda ingin merancang dan membuat presentasi yang menarik, kreatif dan interaktif, untuk keperluan kuliah (tugas, skripsi dan thesis), demo produk, Event dan keperluan lainnya silahkan hubungi sms/WA 085722753214

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s