Kenalilah 3 Macam Teman

oleh ust. Hasan al-Jaizy

[1] Teman Kepentingan
[2] Teman Kesenangan
[3] Teman Keutamaan

Syaikh Bakr Abu Zaid -rahimahullah- berkata, “Dua tipe teman yang pertama (Teman Kepentingan dan Teman Kesenangan) akan hilang seiring dengan hilangnya sebab (yaitu kepentingan dan kesenangan). Sementara, yang ketiga, bergantunglah padanya, yaitu orang yang menjadikan sebab persahabatannya adalah keutamaan dari kedua belah pihak.” [Hilyah Thalib Al-Ilm, hal. 23]

Berikut penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimiin -rahimahullah- (dengan pengalihan tatanan kalimat):

[1] Teman Kepentingan adalah teman yang menyertaimu selama ia bisa memanfaatkanmu baik dengan harta, kedudukan dan lain sebagainya. Jika manfaat telah habis, maka ia berubah menjadi musuhmu. Betapa banyak orang yang mencela sedekah, namun jika mereka diberi bagian, mereka ridha, dan jika tidak diberi, mereka marah.

[2] Teman Kesenangan adalah yang tidak menemanimu kecuali karena ia memang sangat menikmati duduk denganmu, berbincang, bersantai dan begadang. Akan tetapi ia tidak bermanfaat begimu, dan kamu tidak mengambil manfaat darinya. Masing-masing tidak bisa mengambil manfaat dari yang lainnya, kecuali untuk membuang-buang waktu saja. Ini juga berhati-hatilah darinya. Jangan sampai menghabiskan waktumu.

[3] Teman Keutamaan adalah yang membawamu kepada kemuliaan, mencegahmu dari kerendahan serta membuka pintu-pintu kebaikan dan menunjukkan padanya. Jika kamu berbuat silap, ia akan mengingatkanmu tanpa harus mencederai kehormatanmu.

[Syarh Hilyah Thalib Al-Ilm, dengan terjemahan Nurdin, Lc. dan sedikit penataan]

Tiap kita, mungkin punya ketiga jenis teman tersebut.

Untuk Teman Kepentingan, jika memang bisa meminimalisir berhubungan dengannya, minimalisirlah. Pula dengan Teman Kesenangan. Semakin berusia Anda, seharusnya semakin sedikit jumlah teman kesenangan. Semakin berilmunya Anda, seharusnya semakin sedikit jumlah teman kesenangan, dan bisa bertambah jumlah teman kepentingan.

Semakin berusia dan berilmu Anda, justru semakin berusaha serius kala berbicara, terutama tentang agama. Jika bercanda, bercandalah sekadarnya. Namun jika yang dikenal dari Anda adalah bercandanya, cengengesannya, maka apa itu hasil pembelajaran hidup bertahun-tahun atau berbelas tahun? Bercanda, lelucon dan guyonan itu penting beberapa waktu, namun tidak selalunya.

Kita seringkali bertanya dan menyesal di batin, ‘Mengapa saya belajar dan menimba ilmu bertahun-tahun namun di kesendirian saya, atau di komunitas saya, atau di depan orang-orang, saya tidak tampak hasilnya?! Apa ini karena kurang ikhlasnya saya selama mencari ilmu?! Apa ini karena saya mencari ijasah, atau popularitas, atau semacamnya?!’

Minimal, kita harus memulai berbenah diri. Berusaha berubah perlahan. Coba lihat umur kita berapa. 40? 30? 25? 20? Apa pernah kita mengaca diri, ketika tahu umur kita 30 (misalnya), ternyata di komunitas kita berbicara layaknya anak-anak 18 tahun?!

Apa pernah kita mengaca diri, ketika tahu ilmu kita mencapai 40 buku, ternyata di komunitas kita berbicara layaknya para pemula yang baru belajar 4 buku?!

Apa tidak malu kita berlarut-larut hidup, atau berlaru-larut menimba ilmu, ternyata kita adalah ‘wong tuo’ atau ‘asaatidzah’ di depan umum, namun di komunitas seumuran atau sederajat, kita ternyata adalah ‘cah-cah cilik’ atau ‘thullab mubtadi’uun’?!

Kita lebih suka menutup malu dari muka publik, namun tidak malu pada teman sendiri, tidak malu pada diri sendiri, dan tidak malu pada….Dia Yang memberikan kita umur panjang dan ilmu yang banyak.

3 MACAM TEMAN:

[1] Teman Kepentingan
[2] Teman Kesenangan
[3] Teman Keutamaan

Anda mau jadi teman semacam apa untuk teman Anda?

Teman Keutamaan?

Atau teman yang punya keutamaan namun keutamaan tersebut hanya digunakan untuk ‘kepentingan’ dan ‘kesenangan’?

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s